Satlantas Polresta Barelang menertibkan kendaraan berat yang beraktivitas di jalan raya. Sama seperti operasi patuh seligi, operasi itu bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalulintas yang disebabkan kendaraan berat, seperti truk gandeng dan truk proyek berukuran besar lainnya

Operasi ini sudah berjalan sejak Minggu (17/11/2019) lalu. Dengan sasaran jalan yang padat dilalui kendaraan berat. Seperti Batuampar, Kabil, Nongsa dan Tanjunguncang, Batuaji.

“Sudah banyak yang kami tindak. Ini akan berkelanjutan kedepannya dengan sasaran jalan-jalan yang ramai dilalui kendaraan berat,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadzar, Senin (18/11/2019).

Dalam operasi itu, pihaknya memeriksa secara detail kelengkapan kendaraan. Seperti kekuatan daya muat, plat nomor, lampu sen dan lainnya.

“Penindakan ini untuk mengantisipasi kecelakaan dan supaya pengendara tertib berlalu lintas demi keselamatan pengendara itu juga,” ujar perwira pertama kepolisian tersebut.

“Intinya Satlantas peduli dengan keselamatan pengendara di jalan raya” sebutnya lagi.

Penindakan ini dilakukan kepada kendaraan yang tidak sesuai persyaratan teknis yang tertuang yang dalam Pasal 285 ayat 2 Jo Pasal 106 ayat 3 Jo Pasal 48 ayat 2.

Dimana dalam pasal ini diatur bahwa kendaraan bermotor harus memenuhi persyaratan teknis.

Meliputi, kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, sepatbor, bumper, penggandeng dan penempelan atau penghapus kaca.

 

Teks dan Foto : Dalil Harahap/Batam Pos