Kejuaraan Karate Pra-PON di gelar Senin tanggal 4-6 November. Berbagai Daerah melakukan persiapan guna meloloskan atletnya ke PON 2020.

Tidak mau ketinggalan, Pemprov Forki Kepri berjibaku memaksimalkan latihan agar dapat tiket untuk mengikuti PON di Papua tahun depan.

Sebanyak 19 atlet ditambah 6 pelatih, sudah terlebih dahulu berangkat, untuk melakukan TC di Jakarta selama 1 bulan. Hal tersebut dikatakan Ketua Bidang Organisasi Forki Batam dan Pemerhati Karate Kepri, Harta M Harahap yang akrab disapa Libanon saat dikonfirmasi, Minggu (3/11).

Saat ini, kondisi atlet dalam keadaan baik, dan siap bertanding.” Saya mohon doa dari seluruh masyarakat Kepri agar atlet kita  dapat memberi yang terbaik dalam kejuaraan tersebut”. Target kita seluruhnya lolos ke PON kata  Libanon.

Kami tim Pra-PON Forki Kepri, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Darmin SE, selaku Ketum Forki Kepri, telah berusaha semaksimal mungkin, agar tim dapat berangkat. Terima kasih juga kepada Pemprov Kepri, Koni, Dispora telah memberi dukungan dan moril, sehingga bisa berlaga di ajang Pra – PON, sebutnya. Pertandingan dimulai hari senin jam 10 di Sport Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta. Neta Nael Si Arja, salah satu yang ikut pra PON, sangat bangga bila bisa ikut PON di Papua. “Saya akan berjuang sekuat tenaga dan mohon dukungannya bagi warga Batam khusunya Kepri. Kita juga bangga bila bisa mewakili Kepri ke Papua, tuturnya.

 

Teks dan Foto : Dalil Harahap/Batam Pos