Tim Satuan Tugas Gabungan (Satgasgab) F1QR Koarmada I kembali menangkap speedboat di Perairan Pulau Combol saat akan menyelundupkan baby lobster dari Batam ke Singapura, Kamis (12/9/2019).

Danlantamal IV Laksma TNI, Arsyad Abdullah, tim Satgasgab F1QR Koarmada I terdiri dari Guskamla Koarmada I, Lantamal IV dan Lanal Batam.

“Saat berada di perairan Pulau Combol, tim melihat ada speedboat yang melaju kencang dengan kecepatan kurang lebih 15 knot, dari perairan Batam mengarah ke Singapura,” katanya saat konfernsi pers di Mako Lanal Batam, Jumat (13/9/2019).

Melihat itu kata dia, tim F1QR langsung melakukan pengejaran dengan menggunakan speedboat dari arah Perairan Pulau Moro menuju ke arah Tanjung Semokol Perairan Sugi.

Merasa terdesak, nakhoda speedboat tanpa nama itu langsung mengandaskan kendaraannya di hutan bakau di perairan Pulau Combol. Sayangnya tim F1QR tidak dapat menangkap para pelaku.

“Kita lakukan pemeriksaan di dalam speedboat dan hasilnya ditemukan 14 box sterofoam coolbox berisi baby lobster, pelaku penyelundupan melarikan diri,” jelasnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) untuk dilaksanakan pencacahan baby lobster.

Dari hasil pencacahan diketahui ada dua jenis lobster yang coba diselundupkan para pelaku. Pertama jenis pasir dan kedua jenis mutiara.

Kata dia baby lobster yang berhasil diamankankan berjumlah sekitar 81 ribu ekor. Dengan nilai mencapai Rp 12,3 miliar.

 

Foto dan Teks : Dalil Harahap/Batam Pos