Sg, buruh bangunan di Tanjunguncang harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Batuaji, sejak Rabu (21/8/2019) sore.

Pria 56 tahun membuat onar di kawasan lokalisasi pokok Jengkol, Tanjunguncang. Dia melukai dan merampas ponsel milik An, wanita pekerja salah satu kafe remang-remang di lokasi tersebut.

Sg naik pitam lantaran, An yang sudah menjadi langganannya tidak menggubris kedatangannya malam sebelum kejadian.

Padahal dia mengaku sudah mengeluarkan uang sekitar Rp 15 juta untuk memanjakan An mulai dari biaya salon kecantikan hingga jalan-jalan dan belanja ke Mall.

“Saya frustasi pak, sudah habis uang saya sekitar Rp 15 juta buat dia,” ujar Sg di Mapolsek Batuaji.

“Tapi dia malah cuek dan tak mau angkat telepon saya, saya tak bisa tahan emosi malam itu,” katanya lagi.

Merasa tak diperhatikan lagi, Sg merampas paksa ponsel An. Saat itu An melawan sehingga Sg melukai An di bagian wajah.

Ponsel An pun tak dikembalikan sehingga dia dilaporkan ke Mapolsek Batuaji.

“Tak niat mau lukain dia. Rebutan ponsel tadi makanya kena cincin saya dan melukai wajahnya,” ujar Sg.

Dia merebut ponsel korban karena kesal, panggilan teleponnya tak direspon. Bahkan nomor kontaknya dihapus oleh korban.

“Kesal saya pak, sudah manja-manjain dia malah dibuat begitu,” ujar Sg.

Kapolsek Batuaji Kompol, Syafruddin Dalimunthe, menyebutkan, Sg akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman lima tahun penjara.

“Masuk curas dia karena melukai korban,” ujar Dalimunthe

 

Foto dan Teks: Dalil Harahap/Batam Pos