Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI gelar latihan bersama dengan Coast Guard Amerika di Kota Batam.

Latihan bersama dalam rangka memperingati 70 tahun jalinan kerjasama diplomatik Indonesia dengan United State of Amerika (USA) tersebut akan berlangsung selama tiga hari mulai, Jumat (9/8/2019) hingga Minggu (11/8/2019).

Seremonial pembukaan dilaksanakan di pelabuhan Makobar, Batuampar yang dihadiri oleh seluruh peserta dari masing-masing negara.

Peserta Bakamala RI sebanyak 100 orang dan dari US Coast Guard sebanyak 150 orang.

Kepala Bakamla, Laksamana Madya (Laksdya) Achmad Taufieqoerrochman, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Latihan Bakamla, Laksma Bakamla, Yeheskiel mengatakan, latihan bersama ini menunjukan adanya hubungan baik antar institusi Coast Guard dua negara.

Serta adanya pengakuan terhadap Bakamla sebagai Coast Guardnya Indonesia.

“Ini latihan pertama yang melibatkan armada kapal dari dua institusi coast guard,” katanya.

“Sebelumnya memang sudah ada tapi dalam bentuk pelatihan biasa, kali ini melibatkan armada dari masing-masing institusi,” ujar Yeheskiel lagi.

Latihan tersebut lanjutnya, fokus pada peran universal Coast Guard. Yaitu, Maritime Safety, Maritime Security dan low anforcement serta maritime defense atau komponen cadangan pertahanan.

Tahapan latihan lanjutnya, meliputi pembahasan rencana latihan dan pertukaran keahlian terkait boarding exercise, table-top exercise serta diakhiri dengan acara puncak yakni boarding execirse di perairan Batuampar.

Boarding exercise kata dia, dilaksanakan pada Minggu (11/8/2019) dan melibatkan unsur kapal patroli terbesar Bakamla RI/IDNCG KN Tanjung Datu 401 dan kapal U.S Coast Guard Citter Stratton yang diawaki 150 orang crew kapal.

Serta didukung dengan satu unit drone milik BP Batam. Peserta latihan dari Bakamla RI terdiri dari anggota Bakamla RI/IDNCG dari kantor Kamla Zona Maritim Barat, awak kapal KN Tanjung Datu, Pangkalan Armada Maritim Batam dan stasiusn Pemantau Keamanab dan Keselamatan Laut (SPKKL) Batam.

“Latihan bersama ini sekaligus sebagai ajang untuk meningkatkan kerja sama coast guarddua negara dibidang capacity buildinginformation sharing dan coast guard to coast guard communication,” katanya.

Komandan USCG Cutter Stratton, Capt Bob Little, menyambut baik latihan tersebut. Kata dia, latihan bersama itu dianggap penting karena coast guard kedua negara perlu bertukar informasi dan pengalaman dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan di masing-masing negara.

“Ini bagus karena bisa saling melengkapi untuk meningkatkan pengamanan wilayah perairan,” ujarnya.

“Apalagi Indonesia dengan wilayah perairan yang luar tentu sangat bagus untuk salinh sharing informasi dan pengelaman sebagai sesama coast guard,” kata dia lagi.

 

Foto dan Teks : Dalil Harahap/Batam Pos