Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama Angkatan Laut (Satrol Lantamal) IV Tanjungpinang, mengamankan  MT Teguh 9 bermuatan lebih kurang 1.500 ton di perairan Teluk Jodoh, Batam, Sabtu (5/1) lalu. Diduga kapal tanker berbendera Malaysia tersebut, melanggar Undang-undang (UU)  Pelayaran.
Penangkapan kapal yang mengakut 13 Anak Buah Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Pelepas Johor Malaysia tujuan Pulau Sambu ini, pada saat melintas di perairan Teluk Jodoh, Batam. Kapal berbobot 1.680 GT ini dicurigai Kapal Angkatan Laut (KAL) Anakonda II-4-61 yang sedang melakukan patroli keamanan laut.
Selanjutnya KAL Anakonda melakukan identifikasi kontak melalui Automatic Identification System (AIS), namun petugas tidak menemukan data kapal tanker. Diduga kapal tersebut mematikan AIS.
KAL Anakonda berhasil menghentikan kapal tanker tersebut. Lalu petugas melakukan pengecekan dan pemeriksaan di atas kapal. Petugas menemukan kapal tanker tidak mengaktifkan AIS saat berlayar, menggunakan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) atau Port Clearance palsu, ABK tidak di sijil atau tidak terdaftar dan paspor tidak dicap pihak imigrasi. Selanjutnya, kapal beserta ABK langsung dikawal menuju Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, Bintan untuk diproses hukum lebih lanjut.
Foto & Teks : Yusnadi Nazar