Polres Tanjungpinang menggelar simulasi pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) di pulau Dompak Tanjungpinang, Sabtu (15/12). Simulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemantapan persiapan personel dalam mengamankan Pemilu 2019 mendatang berjalan tertib, aman dan kondusif.

Dalam simulasi, sebanyak 250 personel yang dibagi dalam beberapa pleton, mempraktikkan cara mengendalikan aksi massa yang rusuh dan rawan. Awalnya Dalmas Negosiator mencoba menenangkan massa. Kemudian Dalmas Awal mengendalikan massa yang mulai rusuh. Lalu Dalmas Lanjut menghalau massa yang tak terkendali. Diakhiri dengan diterjukannya kendaraan taktis Water Canon dan pleton pengurai massa untuk memukul mundur massa. Sebelumnya petugas juga menunjukkan aksi bela diri dengan berhadapan dengan seorang pendemo yang memprovokasi massa. Polisi Pengurai Massa (Raimas) berhasil melumpuhkannya.
Saat pengamanan Pemilu, Polres Tanjungpinang juga akan mendapat penambahan bantuan personel dari Polda Kepri dan personel TNI agar pesta demokrasi tersebut berjalan tanpa gangguan keamanan.
Foto & Teks : Yusnadi Nazar/Batam Pos